CARA MENGENALI FAKE ORGASME


Home » pendidikan sex » CARA MENGENALI FAKE ORGASME

Pentingkah mengenali fake orgasme? Okay, sebelum menjawab ini mari jawab pertanyaan di bawah ini.

Teman-teman, apakah Anda yakin bahwa pasangan anda benar-benar orgasme saat bercinta dengan Anda?

Apakah Anda yakin bahwa anda benar-benar mampu membuat pasangan Anda puas hingga mencapai orgasme yang sesungguhnya?

Atau justru pasangan Anda hanya berpura-pura orgasme hanya untuk membuat Anda bahagia?

Inilah sebabnya saya menyajikan sebuah Penelitian yang melibatkan banyak sekali responden, penelitian ini menunjukkan sekitar 80% wanita mengaku berpura-pura di kamar tidur entah dia pura pura menikmati, melenguh seolah menikmati padahal kesakitan, dan parahnya adalah mereka pura pura kalau mereka mengalami orgasme yang kuat.. Kasian kan mereka, hidupnya masih drama bahkan dalam urusan seks.

Dan kalau ternyata banyak wanita berpura-pura, saya ragu pria yang jadi pasangan mereka mengetahui hal ini. Ternyata hal ini karena dipicu oleh keegoisan pria, sehingga wanita merasa takut kalau pasangan mereka kecewa.

Beberapa “ahli” mengatakan bahwa Anda dapat menggunakan tanda tanda seperti pembesaran klitoris, peningkatan denyut jantung, dan pupil yang melebar untuk mengetahui apakah orgasmenya luar biasa atau sangat kuat.

Tapi siapa yang punya waktu untuk memeriksa pasangan mereka ketika sedang berasyik masyuk, memeriksa detak jantung, dan klitoris saat berhubungan seks?

Kalau saya sih gak bakal sempat… Dan saya yakin andapun juga tidak akan sempat..

Jadi apa yang harus Anda lakukan untuk mencegah wanita Anda memalsukannya?

Nah, jawabannya terletak pada alasan paling umum mengapa dia memalsukannya sejak awal.

fake orgasme

Ada beberapa alasan diantaranya adalah :

Orgasme Anda sepertinya akan datang dan dia ingin Anda berpikir bahwa Anda berdua datang pada saat bersamaan.

Dia tahu dia tidak akan orgasme, tapi dia merasa tertekan mengenai bagaimana caranya membuat anda berpikir bahwa dia juga mendapatkannya.

Dia mungkin berpikir bahwa “Seks ini payah” atau saya bilang tidak sesuai dengan cara wanita memandang seks – atau dia bosan – dan dia ingin itu segera berakhir

Bagian yang menarik saat Anda melihat alasan di atas, Anda dapat mencegah semuanya hanya dengan melakukan dua hal sederhana:

1. Memastikan dia merasa nyaman memberi tahu Anda apa yang dia suka dan tidak sukai.

2. Dan dengan tidak menekan apakah dia “keluar” atau tidak.

Ini berarti tidak mengatakan hal-hal seperti “Aku akan membuatmu puas dan klimaks begitu hebat!” Atau “Apakah Kamu udah mau keluar?

Sambil menggoda seperti yang biasa anda lakukan, ternyata pernyataan seperti itu membuat dia lebih cenderung memalsukannya, atau berbohong, untuk membuat Anda bahagia.

Ini bukan tentang mengubah diri Anda menjadi mesin detektor kebohongan fake orgasme …

Ini tentang menciptakan jenis lingkungan di mana pasangan Anda tidak merasa perlu untuk memalsukannya sebagai bentuk pemuasan prioritas anda.

Bagaimanapun, seorang wanita berpura-pura orgasme seperti bermain game “Panas atau Dingin.” Tapi meski Anda bermain dengan asal tusuk, pasangan wanita anda akan mengatakan “Terus, terus atau enak, enak.

Dia menggiringmu ke jalan yang salah alias jalan kesesatan!! Hal itu malah membuatmu semakin tidak tahu apakah dia melakukan fake orgasme atau tidak.

Sekarang, saya tidak mengatakan bahwa saya membuat pasangan saya orgasme hebat setiap saat kami berhubungan intim – yang saya katakan adalah, jika itu tidak akan terjadi untuknya, dia merasa nyaman mengatakan bahwa orgasme itu tidak akan terjadi.

Dia tahu itu tidak akan merusak ego saya, atau membuat saya kesal, dan itu penting.

Sekarang, jelas, sebagai pria, kita ingin wanita kita orgasme atau sampai keluar.

Hal itu membuat kita merasa senang mengetahui bahwa kita melakukan pekerjaan yang baik dengan penis, mulut, dan jari kita sehingga wanita kita memiliki kesenangan yang tak terkendali.

Tapi kuncinya adalah memastikan dia tahu Anda tidak akan terluka atau marah jika dia tidak orgasme.

Sedikit trik yang saya dan pasangan saya gunakan adalah – ketika dia menyadari bahwa dia tidak akan keluar dia mengatakan “Keluar untukku sayang.

Ini seperti sebuah kata sandi, jadi saya tahu dia tidak merasakannya hari ini dan saya bebas melepas beban saya tanpa merasa egois.

2 thoughts on “CARA MENGENALI FAKE ORGASME”

Comments are closed.

Layanan Tempat Hipnoterapi bersama Ary Panjalu, Mengatasi Trauma & Phobia, Meningkatkan Percaya diri, Ejakulasi Dini, Berhenti Merokok, dll

Hypnosexolog.com adalah Situs Pengembangan Diri, Self Help & Motivator Berbasis Keilmuan Hypnotherapi.

Contact

Jl. Kabupaten, Griya Amarta Resort, Sleman, D.I.Y, Indonesia.